‹‹ Kembali ke Arsip
15 Jun 26

Yayasan Arsitek86 Peduli atau ars86care foundation Luncurkan Inisiatif SAPA RUANG, Memajukan Ruang Ramah Anak dan Pemberdayaan Masyarakat di Seluruh Indonesia

Undefined

JAKARTA, Indonesia – 31 Mei 2026 – Merayakan 21 tahun pengabdian yang berdedikasi bagi anak-anak dan masyarakat Indonesia, ars86care dengan bangga mengumumkan peluncuran inisiatif baru yang inovatif, SAPA RUANG (Space for Safe and Positive Growth), dalam sebuah acara khusus yang digelar pada 31 Mei 2026 di Jakarta.

Didirikan pada tahun 2005 oleh 5 arsitek perempuan alumni UNPAR angkatan 1986, yaitu Ria Sitohang, Ken SA Wilson, Harini Septiana, Dessi Rajino, Marini Widowati Sudjoko Ratulangi, ars86care telah berkembang dari sebuah aksi tanggap terhadap bencana tsunami yang merusak di Aceh menjadi organisasi nirlaba terkemuka yang berfokus pada tiga pilar utama: anak-anak, pendidikan, dan lingkungan binaan. 

Di usianya yang ke-21, yayasan ini membawa komitmennya ke tingkat yang baru dengan menciptakan SAPA RUANG, sebuah program holistik yang mengintegrasikan program-program inti yang sudah ada secara lebih simultan: SPACE TO BUILD, WORDS TO SHARE, dan VALUE TO DO.

"Selama lebih dari dua dekade, ars86care meyakini bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, berkembang, dan belajar di lingkungan yang tidak hanya aman tetapi juga mengasuh dan menginspirasi," ujar Helman Sitohang, Ketua Dewan Penasihat ars86care.

"SAPA RUANG adalah puncak dari pengalaman bertahun-tahun dan sebuah wujud baru yang kuat dari komitmen ini.

Dengan menggabungkan infrastruktur fisik dengan pemberdayaan pendidikan dan tanggung jawab lingkungan, kami menciptakan ruang yang benar-benar dapat mengubah kehidupan dan masyarakat."

Warisan Dampak Nyata, Visi untuk Masa Depan

SAPA RUANG dibangun di atas fondasi pencapaian yang kuat. Sejak tahun 2012, program SPACE TO BUILD dari ars86care telah berperan penting dalam pembangunan dan renovasi lebih dari 40 taman kanak-kanak dan pusat pendidikan anak usia dini (PAUD) di Demak, Grobogan, Boyolali, dan Gunungkidul, yang memberikan manfaat bagi ribuan anak setiap tahunnya. Sekolah-sekolah ini dirancang dengan prinsip ramah anak, menggabungkan elemen-elemen mulai dari fasilitas yang aman, nyaman, bersih dan sanitasi yang baik hingga tempat bermain alami dan ruang hijau yang berkelanjutan.

Pada tahun 2030, yayasan ini menargetkan untuk mengembangkan hingga total 50 sekolah. Tahun 2026 ini sekolah ke 41 dan 42 dalam proses assesment  pembangunan di kabupaten Grobogan Jawa Tengah.

Melengkapi infrastruktur fisik tersebut, program WORDS TO SHARE telah menjadi komponen krusial dalam membangun kapasitas para guru, orang tua, dan anggota masyarakat. Dengan menawarkan pendidikan holistik dan integratif serta menumbuhkan kesadaran akan hak-hak anak, program ini memastikan bahwa ruang-ruang tersebut diisi oleh pendidik yang terlatih baik dan ekosistem yang mendukung perkembangan anak.

Komponen pelengkap dari program ini adalah inisiatif PAGES OF HOPE, sebuah program literasi yang menyediakan perpustakaan mini dan buku-buku berkualitas ke sekolah-sekolah di desa mitra, guna menanamkan kecintaan membaca sejak usia dini, khususnya bagi anak-anak yang kurang beruntung.

Terakhir, program VALUE TO DO, yang mencakup kegiatan sukarelawan dan lingkungan dari yayasan ini, memastikan pendekatan yang berkelanjutan dan digerakkan oleh masyarakat. Melalui aktivitas langsung, mulai dari aksi bersih-bersih sekolah dan kegiatan seni dan peduli lingkungan, program ini menciptakan rasa kepemilikan dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan binaan.

SAPA RUANG: Model Holistik untuk Perubahan Positif
SAPA RUANG akan menyelaraskan dan meningkatkan inisiatif-inisiatif ini, menciptakan model terpadu untuk mewujudkan "desa dengan sekolah ramah anak."

Program ini akan diluncurkan di komunitas-komunitas terpilih di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta antara tahun 2026 dan 2028, dengan fokus kuat pada:
 Penguatan Infrastruktur Pendidikan PAUD: Melanjutkan pembangunan sekolah baru serta renovasi sekolah yang ramah anak.
 Peningkatan Kapasitas Guru dan Masyarakat: Menyediakan pelatihan dan pendampingan komprehensif bagi para pendidik serta mendorong keterlibatan orang tua dan masyarakat.
 Pendidikan Lingkungan dan Keberlanjutan: Mengintegrasikan kesadaran lingkungan ke dalam kurikulum sekolah dan mempromosikan praktik-praktik berkelanjutan dalam proyek-proyek masyarakat.
 Pengembangan Program Sukarelawan: Merekrut dan melatih tim sukarelawan yang berdedikasi untuk mendukung kegiatan SAPA RUANG.

 Penguatan Kemitraan dan Dampak Sosial: Berkolaborasi dengan lembaga pemerintah, sektor swasta, dan organisasi masyarakat sipil demi jangkauan yang lebih luas dan dampak yang berkelanjutan.

Acara peluncuran SAPA RUANG dimeriahkan dengan acara berkumpul dan berbincang ringan tentang desain dan pengembangan ramah anak, serta pameran interaktif yang menampilkan pencapaian yayasan selama 21 tahun terakhir.

Para hadirin, termasuk pendidik, mitra korporasi, dan sukarelawan, berkesempatan untuk mempelajari pendekatan inovatif dan dampak positif program ini bagi kehidupan anak-anak.

"Pengenalan SAPA RUANG merupakan bukti dari dedikasi yayasan yang tak tergoyahkan dan pendekatan visioner terhadap pengembangan yang berpusat pada anak di Indonesia," kata Helman.

"Kami berharap dapat menyaksikan dampak nyata jangka panjang dari program terintegrasi ini terhadap lanskap fisik, pendidikan, dan lingkungan di masyarakat kita."

Untuk informasi lebih lanjut tentang ars86care, inisiatif SAPA RUANG, dan cara untuk terlibat, silakan kunjungi www.ars86carefoundation.org.

Tentang Yayasan ars86care
Yayasan ars86care adalah organisasi nirlaba Indonesia yang didirikan pada tahun 2005 oleh alumni Arsitektur UNPAR, yang didedikasikan untuk menciptakan lingkungan ramah anak bagi pengembangan anak usia dini. Melalui fokus pada anak-anak, pendidikan, dan lingkungan binaan, yayasan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dan menyediakan ruang yang aman serta positif bagi pertumbuhan anak-anak. Program-program yayasan ini dapat terlaksana berkat dukungan penuh dari para donatur, sukarelawan, dan mitra korporasi.

15 Jun 2026