‹‹ Kembali ke Arsip
18 Apr 14

Ars86care Audiensi dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

admin86care
Indonesian

Ars86Care board audiensi dengan Ibu Linda Amalia Sari, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menjadi media silaturahmi antara pemerintah nasional dengan komunitas masyarakat madani bervisi yang sama dalam hal pemenuhan hak anak. Berbagi kemiripan visi, ars86care dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dibawah Deputi Tumbuh Kembang Anak bersama sama menempatkan anak sebagai pemangkukepentingan utama.    

Beberapa proyek yang sudah dan sedang dilakukan oleh ars86care secara gradasi dimulai dari membangun kesadaran public dibawah Words to Share program, membangun infratsuktur dan pengembangan fisik dibawah Space to Build program, hingga pengembangan kapasitas sumberdaya manusia dibawah Value to do program.

 

Capaian ars86care dibawah program Words to Share dimulai dari pembuatan media komunikasi edukasi dan informasi yang ramah anak dalam bentuk Buku anak-anak bergambar untuk usia 8-12 seri Kotaku berjudul (1) Tentang Jalan dan Sirkulasi, (2) Tentang Rumah, (3) Tentang Ruang Bermain, (4) Tentang Sekolah, (5) Tentang Ruang Olah Raga, sebagai media membangun kesadaran public pentingnya penyediaan ruang untuk anak di kota, diperkaya dengan konten mengenai urban etik.

 

Ars86care juga mendukung program Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan berpartisipasi pada acara tahunan Bobo fair berkaitan dengan hari anak, dengan mempromosikan materi komunikasi edukasi dan informasi mengenai hak anak dan penyediaan ruang anak di dalam kota. Salah satu buku yang dibuat oleh ars86care, berjudul Tentang Ruang Bermain dibawah seri Kotaku, yang di beri endorsement oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak dan dicetak kembali oleh Kementerian yang bersangkutan untuk mempromosikan pentingnya pemenuhan hak anak di bawah klaster hak pendidikan dan pengisian waktu luang anak dalam bentuk pengembangan fisik ruang bermain anak di dalam kota maupun kabupaten, dimana buku disebarluaskan ke pemerintah yang termasuk di dalam program Kabupaten dan Kota Layak Anak.  

 

Program lainnya, dibawah Words to Share terkait dengan program Kabupaten dan Kota Layak Anak berbentuk penelitian mengenai Panduan Pengembangan Fisik Kota Layak Anak, untuk memberikan gambaran pengembangan fisik, standar minimal maupun standar internasional yang dapat dipergunakan dalam pembangunan infrastruktur maupun pengembangan fisik yang layak anak, terkait dengan pemenuhan hak anak. Ars86care mengembangkan konsep “Child Oriented Development” , untuk membangun kesadaran pentingnya pemenuhan hak anak dalam bentuk ruang untuk anak sejak dari perencanaan kota yang biasanya dilakukan oleh perencana dan perancang kota,  maupun pembuat kebijakan dan pengambil keputusan, pada saat penggambaran struktur kota mulai dilakukan. Salah satu dari ars86care tim malah ditunjuk sebagai Tim Evaluasi Kota Layak Anak 2012, dalam menilai 100 kabupaten dan kota berdasarkan 31 indikator yang dikembangkan oleh tim, dalam rangkat implementasi Kabupaten dan Kota Layak Anak.

 

“Child Oriented Development” yang dikembangkan oleh ars86care juga sudah menjalani publik evaluasi dan dipresentasikan pada konferensi internasional Child in the City Conferences di Zagreb, Croatia pada tahun 2012, Konferensi internasional Asia Pasifik Layak Anak di Kathmandu, Nepal pada 2013. Pada level lokal, “Child Oriented Development’ dipresentasikan pada pemerintah provinsi Kalimantan Timur, maupun pemerintah kota Denpasar dan SKPD terkait.

 

Program utama ars86care terkini dibawah program Space to Build, menyasar pengembangan fisik Tamak Kanak kanak Desa mendukung pemenuhan hak anak, khususnya perbaikan kualitas infrastuktur Pendidikan Anak Usia Dini formal, dengan mengadopsi konsep Sekolah Layak Anak. Lima sekolah sudah direnovasi dan memberikan keuntungan untuk sejumlah 200 anak di lima desa yang terletak pada kabupaten Demak dan Grobogan, berjarak tempuh sekitar satu jam dari kota Semarang, ibukota Jawa Tengah, Indonesia. Partisipasi anak dalam setiap tahapan program, mulai dari tahap persiapan, tahap desain dan konstruksi, hingga tahap Monitoring dan Evaluasi juga merupakan bagian dari pengembangan Sekolah Layak Anak, selain desain dan detail konstruksi yang mengutamakan keselamatan, keamananan, dan kenyamanan anak, maupun akses inklusif untuk semua anak. Partisipasi komunitas lingkungan dan otoritas lokalpun mendapat tempat yang utama, sehingga intervensi pengembangan fisik yang dilakukan dapat mencapai keberlanjutan [MW].

 

Ars86care foundation atau Yayasan Arsitek86 Peduli dimulai dari sekumpulan arsitek Indonesia yang peduli terhadap lingkungan dan ingin memperbaiki kualitas lingkungan untuk diwariskan kepada anak-anak. Ars86care adalah yayasan untuk anak, pendidikan, dan lingkungan yang teregistrasi dengan tiga program utamanya, termasuk Space to build, Words to Share, dan Value to Do. Membawa misi promosi dan menciptakan Ruang yang Ramah Anak dengan kualitas yang baik, ars86care komit untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk anak, masa depan bangsa Indonesia. Lebih jauh lagi, ars86care saat ini sudah bekerjasama dengan lebih dari 1,000 volunteer dari berbagai bidang ilmu sejak legalitas yayasan disahkan di 2007.

18 Apr 2014